Satpol PP Goes To School: Edukasi Pelajar untuk Wujudkan Generasi Tertib dan Disiplin
Halo #Sobat_Praja!Sebagai upaya nyata menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan Wonosobo ramah anak, telah dilaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo mengenai Pencegahan Kenakalan Remaja kali ini dilaksanakan di MI Muhammadiyah Kalibeber, Mojotengah.Sebanyak 200 siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Edukasi kali ini dibagi menjadi dua kelompok agar materi yang disampaikan lebih tepat sasaran:🎒 Kelas Bawah (Kelas 1 & 2)Tema: Toleransi Terhadap PerbedaanMenghargai Sesama: Siswa diajak untuk mengenal dan menghargai nilai-nilai perbedaan, mulai dari perbedaan fisik, latar belakang, hingga kemampuan antar-teman.Say No to Bullying! Melatih pembiasaan sikap saling menyayangi dan menanamkan larangan keras melakukan ejekan (verbal bullying).Empati Sejak Dini: Siswa kini lebih memahami pentingnya berbagi dan saling menolong teman tanpa membeda-bedakan.🎓 Kelas Atas (Kelas 3, 4, 5, & 6)Tema: Edukasi Pencegahan Kenakalan Remaja & PerundunganPahami Batasan Perilaku: Edukasi mendalam mengenai batasan perilaku yang menjurus pada kenakalan remaja, salah satunya seperti perundungan fisik (physical bullying).Karakter Kuat: Siswa diberikan pemahaman penting tentang pengendalian diri serta bagaimana cara bijak dan cerdas dalam bergaul sehari-hari.Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan dengan sangat aman, tertib, dan kondusif. Antusiasme dan senyum ceria para siswa menjadi bukti bahwa edukasi karakter bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan!Yuk, bersama-sama kita jaga generasi muda Wonosobo agar tumbuh menjadi pribadi yang toleran, berkarakter, dan saling menyayangi!Salam Praja Wibawa !!
Satpol PP Wonosobo Intensifkan Penertiban Reklame di Sejumlah Ruas Jalan
Halo #Sobat Praja! Pernah lihat petugas Satpol PP sedang menertibkan papan reklame atau baliho di jalanan? Tindakan ini bukan tanpa alasan, lho. Penertiban dilakukan demi kebaikan dan kenyamanan kita bersama.Tahukah kamu mengapa reklame yang melanggar aturan harus ditertibkan?1. Membahayakan Keselamatan UmumReklame yang rusak, rapuh, atau dipasang asal-asalan sangat berpotensi roboh, terutama saat cuaca buruk atau angin kencang. Ini bisa membahayakan pengguna jalan dan pejalan kaki di bawahnya.2. Merusak Estetika KotaPemasangan reklame yang semrawut, tumpang tindih, atau dipaku di pohon-pohon peneduh membuat pemandangan kota menjadi kumuh dan tidak tertata. Pemandangan indah kota kita jadi terganggu.3. Mengganggu Ketertiban & Fasilitas UmumBanyak reklame ilegal yang dipasang di tempat yang salah, seperti menutupi rambu lalu lintas, menghalangi pandangan pengemudi di tikungan, atau mempersempit trotoar bagi pejalan kaki.4. Tidak Memiliki Izin Resmi (Ilegal)Setiap reklame yang berdiri wajib memiliki izin resmi dan membayar pajak. Reklame tanpa izin merugikan daerah dan melanggar peraturan daerah (Perda) yang berlaku.Jadi sudah tahu kan kenapa reklame-reklame ini ditertibkan?Mari kita bersama-sama menjaga keindahan, kenyamanan, dan keselamatan kota tercinta.Bagi para pelaku usaha, yuk pastikan setiap media promosi Anda sudah mengantongi izin resmi dan dipasang di zona yang telah ditentukan!Punya info seputar reklame liar yang mengganggu di sekitar tempat tinggalmu? Tulis di kolom komentar atau laporkan melalui kanal pengaduan resmi kami ya!Salam Praja Wibawa !!
Satpol PP Wonosobo Amankan Aksi Damai Pendukung Program MBG di Alun-Alun Wonosobo
Wonosobo, 8 Juli 2026 — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo melaksanakan pengamanan kegiatan orasi aksi damai yang digelar oleh pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Alun-Alun Wonosobo.Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran selama kegiatan berlangsung. Aksi damai berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.Dalam kegiatan tersebut, para peserta aksi juga diterima dan ditemui oleh Suwondo Yudistiro, anggota DPRD Kabupaten Wonosobo. Pertemuan berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari upaya menyampaikan aspirasi secara damai dan demokratis.Satpol PP Kabupaten Wonosobo mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan, sehingga pelaksanaan aksi dapat berlangsung aman dan kondusif.
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Mapolres Wonosobo
SATPOL PP KABUPATEN WONOSOBO IKUTI APEL GELAR PASUKAN OPERASI KESELAMATAN CANDI 2026 Wonosobo — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo turut berpartisipasi dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang dilaksanakan di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Wonosobo, Senin 2 Februari 2026. Apel gelar pasukan ini merupakan tanda dimulainya pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang digelar secara serentak di wilayah Jawa Tengah. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran serta kecelakaan di jalan raya. Dalam kegiatan tersebut, personel Satpol PP Kabupaten Wonosobo bergabung bersama unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung terciptanya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Wonosobo. Kepala Satpol PP Kabupaten Wonosobo menyampaikan bahwa keterlibatan Satpol PP dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo terhadap upaya penegakan disiplin dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya keamanan dan keselamatan berlalu lintas. “Melalui keikutsertaan dalam apel gelar pasukan ini, Satpol PP siap bersinergi dengan seluruh unsur yang terlibat guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026,” ujarnya. Operasi Keselamatan Candi 2026 sendiri akan dilaksanakan selama beberapa hari ke depan dengan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, melalui kegiatan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan aturan lalu lintas secara humanis. Dengan adanya operasi ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama, serta terciptanya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Wonosobo.
Satpol PP Wonosobo Raih Penghargaan PPID Pelaksana Informatif Terbaik III Tahun 2025
Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar kegiatan Refleksi Kinerja Pemerintah Kabupaten Wonosobo Tahun 2025 pada Rabu, 31 Desember 2025, bertempat di Pendopo Bupati Wonosobo. Kegiatan ini merupakan bentuk akuntabilitas dan transparansi pemerintah daerah dalam menyampaikan capaian kinerja serta pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik sepanjang tahun 2025. Acara tersebut dibuka dan dihadiri langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, bersama Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, serta diikuti oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, dan unsur terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo. Dalam rangka mendorong keterbukaan informasi publik, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada 5 OPD kategori dinas/badan terbaik dan 5 kecamatan terbaik sebagai PPID Pelaksana Informatif. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen perangkat daerah dalam menyediakan layanan informasi publik yang cepat, tepat, dan mudah diakses oleh masyarakat. Pada kegiatan ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Wonosobo berhasil meraih Penghargaan PPID Pelaksana Informatif Terbaik III Kategori Dinas/Badan. Prestasi ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Satpol PP dalam meningkatkan transparansi dan kualitas pengelolaan informasi publik, khususnya terkait pelaksanaan penegakan Peraturan Daerah, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, serta kegiatan pembinaan kepada masyarakat. Sepanjang tahun 2025, Satpol PP Kabupaten Wonosobo menunjukkan kinerja yang konsisten melalui optimalisasi kanal informasi resmi, publikasi kegiatan secara berkelanjutan, serta peningkatan responsivitas terhadap kebutuhan informasi publik. Hal ini sejalan dengan komitmen Satpol PP dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Satpol PP Kabupaten Wonosobo untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengelolaan informasi publik, serta memperkuat peran strategis dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang transparan, akuntabel, dan melayani.
Satpol PP Berpartisipasi dalam Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026
Dalam rangka menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pengamanan terpadu bersama unsur terkait. Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Pemerintah Daerah dengan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan dilaksanakan mulai tanggal 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Selama periode tersebut, personel Satpol PP disiagakan dan bersinergi dengan personel TNI, Polri, tenaga kesehatan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta unsur Perlindungan Masyarakat (Linmas). Sebagai bentuk optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, pos pelayanan pengamanan didirikan di tiga titik strategis, yaitu kawasan Dieng, Sawangan, dan Alun-Alun Wonosobo. Ketiga lokasi tersebut merupakan pusat aktivitas masyarakat dan destinasi wisata yang mengalami peningkatan mobilitas selama libur Natal dan Tahun Baru. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta masyarakat merasa terlindungi dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya.
Satpol PP goes to Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik
Plh. Kepala Satpol PP dan Sekretaris Satpol PP siap untuk mengikuti Uji Publik Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik. Saksikan dan dukung kami pada : 🗓️ Kamis, 20 November 2025 ⏰ 09.30 - Selesai 📍 Pendopo Bupati Wonosobo Salam Praja Wibawa !!
Safari Sekolah Sosialisasi Sekolah Ramah Anak
Kegiatan Safari Sekolah ini Satpol PP Hadir sebagai pembina Upacara guna Mensosialisasikan Sekolah Ramah Anak, agar mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, peduli dan berbudaya, menghargai hak-hak dan perlindungan anak dari bullying, intolerasi, kekerasan seksual, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya.